Pemkot Mojokerto Perkuat Akses Informasi Publik untuk Dorong Transparansi

Pemkot Mojokerto Perkuat Akses Informasi Publik untuk Dorong Transparansi

Pemerintah Kota Mojokerto terus mengoptimalkan akses informasi publik sebagai upaya memperkuat transparansi penyelenggaraan pemerintahan. Melalui berbagai kanal digital yang disediakan, masyarakat dapat mengakses hingga mengunduh informasi resmi secara mandiri.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) PPID Award Kota Mojokerto 2026 di Rumah Rakyat, Selasa (7/4).

“Masyarakat harus bisa mengakses informasi dengan mudah, bahkan dapat mengunduhnya secara mandiri melalui kanal resmi,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh perangkat daerah memiliki kewajiban menyediakan informasi yang jelas, akurat, dan mudah diakses. Pemkot Mojokerto juga menyiapkan layanan bantuan bagi warga yang mengalami kendala dalam mengakses informasi, termasuk melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada.

Meski demikian, Ika Puspitasari mengingatkan tidak semua informasi dapat dibuka kepada publik. Sejumlah informasi dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga diperlukan pemahaman yang tepat dalam pengelolaannya.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu juga menekankan pentingnya keterlibatan pimpinan perangkat daerah dalam pengelolaan informasi publik. Menurutnya, pengelolaan informasi tidak boleh sepenuhnya diserahkan kepada operator.

“Pimpinan OPD harus hadir dan memahami, agar dapat memberikan arahan yang tepat dalam pengelolaan informasi publik,” tegasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Mojokerto meraih predikat badan publik “informatif” dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. Capaian tersebut disebut menjadi indikator komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik.

Namun, evaluasi dan pembenahan tetap dinilai perlu dilakukan, terutama menjelang penilaian PPID Award oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur dalam beberapa bulan ke depan.

“Masih ada waktu untuk berbenah. Saya minta seluruh jajaran memanfaatkan waktu ini secara optimal agar capaian ke depan dapat lebih baik,” pungkasnya.