Perpamsi Kaltara Dorong Peningkatan SDM PDAM lewat Pelatihan Mitigasi Risiko dan Transparansi Keuangan

Perpamsi Kaltara Dorong Peningkatan SDM PDAM lewat Pelatihan Mitigasi Risiko dan Transparansi Keuangan

Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan PDAM melalui pelatihan yang menitikberatkan pada mitigasi risiko dan penguatan tata kelola keuangan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta didorong untuk melakukan pengelompokan risiko ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Menurut pemateri, pemetaan ini akan memudahkan jajaran direksi PDAM menentukan langkah mitigasi yang tepat sebelum risiko berdampak pada masyarakat.

Selain aspek teknis dan manajemen risiko, pelatihan juga menyoroti perubahan dalam tata kelola keuangan, yakni transisi standar akuntansi dari SAK ETAP menuju SAK Entitas Privat (SAK EP). Perubahan ini ditujukan agar seluruh PDAM di Kaltara memiliki laporan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi terkini.

Dalam konteks pengawasan, pemateri menekankan pentingnya ketelitian akuntan publik maupun auditor internal dalam membaca risiko bisnis. Hal ini dinilai krusial karena dapat memengaruhi opini audit serta rekomendasi strategis bagi perusahaan.

Ketua Perpamsi Kaltara, Iwan Setiawan, menyatakan peningkatan kompetensi SDM merupakan investasi jangka panjang. Dengan SDM yang memahami cara meminimalkan risiko operasional dan menguasai manajemen keuangan, ia berharap kualitas distribusi air bersih di Kalimantan Utara dapat semakin stabil dan gangguan layanan dapat ditekan.

Melalui sinergi lintas kabupaten/kota, Perpamsi Kaltara menyatakan optimistis dapat menghadirkan layanan air minum yang profesional serta lebih siap menghadapi tantangan iklim dan ekonomi pada masa mendatang.