Perbedaan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit sebesar Rp600 per kilogram di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rimba Belian memicu polemik di kalangan petani. Selisih harga tersebut menjadi sorotan karena dinilai menimbulkan ketidakjelasan dalam penetapan harga yang diterima petani.
Sejumlah petani meminta adanya transparansi terkait mekanisme dan dasar penentuan harga TBS di PKS Rimba Belian. Mereka menilai keterbukaan informasi diperlukan agar petani memahami alasan perbedaan harga dan memastikan proses penetapan harga berjalan secara adil.
Polemik ini berkembang seiring munculnya pertanyaan dari petani mengenai rincian komponen yang memengaruhi harga beli TBS. Petani berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang jelas untuk meredakan ketegangan serta mencegah kesalahpahaman di lapangan.

