SPPG Tumpeng Jelaskan Rincian Anggaran Rp15.000 per Porsi Program Makan Bergizi Gratis

SPPG Tumpeng Jelaskan Rincian Anggaran Rp15.000 per Porsi Program Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait besaran anggaran yang digunakan untuk setiap porsi. Di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tumpeng, Wonosari, pagu yang dialokasikan tercatat sebesar Rp15.000 per porsi.

PIC SPPG Tumpeng, Agus Masruli, menjelaskan bahwa anggaran Rp15.000 per porsi tidak seluruhnya digunakan untuk bahan makanan. Dari total tersebut, Rp8.000 hingga Rp10.000 dialokasikan untuk kebutuhan makanan dan pemenuhan gizi penerima manfaat, yang mencakup balita, siswa SD hingga SMA, serta ibu hamil dan ibu menyusui.

“Jadi perlu dipahami, Rp15.000 itu bukan semuanya untuk makanan saja. Ada pembagian untuk operasional dan kebutuhan lainnya,” ujar Agus, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, Rp3.000 per porsi dialokasikan untuk biaya operasional, seperti gaji karyawan, listrik, dan gas. Sementara Rp2.000 per porsi digunakan untuk kebutuhan sewa tempat, peremajaan alat masak, serta fasilitas pendukung lainnya.

Dengan demikian, komposisi anggaran Rp15.000 per porsi di SPPG Tumpeng terdiri dari Rp8.000–Rp10.000 untuk makanan dan gizi, Rp3.000 untuk operasional, serta Rp2.000 untuk sewa dan sarana prasarana.

Agus juga menyampaikan bahwa program MBG di SPPG Tumpeng tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi turut memberikan dampak ekonomi bagi desa. Ia menyebut dapur MBG membuka lapangan pekerjaan tanpa melihat latar belakang pendidikan, menyerap hasil pertanian dan peternakan lokal, serta mendorong tumbuhnya wirausaha baru.

“Program ini bukan hanya soal makan bergizi, tapi juga membangun ekosistem ketahanan pangan di tingkat desa dan nasional,” tambahnya.

Ia berharap masyarakat memahami mekanisme pembagian anggaran tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai penggunaan dana dalam program MBG.