21 April, Majelis Nasional Lanjutkan Pembahasan Isu Sosial-Ekonomi dan Anggaran Negara

21 April, Majelis Nasional Lanjutkan Pembahasan Isu Sosial-Ekonomi dan Anggaran Negara

Majelis Nasional pada 21 April melanjutkan rangkaian pembahasan terkait isu-isu sosial-ekonomi dan anggaran negara dalam sidang pleno di aula majelis. Agenda pembahasan mencakup penilaian tambahan atas hasil pelaksanaan rencana pembangunan sosial-ekonomi dan anggaran negara tahun 2025, serta situasi pelaksanaannya pada bulan-bulan pertama 2026.

Selain itu, Majelis Nasional juga membahas rencana pembangunan sosial-ekonomi lima tahun periode 2026–2030, pekerjaan terkait praktik penghematan dan pemberantasan pemborosan pada 2025, serta situasi pelaksanaan tujuan nasional tentang kesetaraan gender pada 2025.

Pada sesi sore, pukul 14.00–16.15, Majelis Nasional melanjutkan sidang pleno untuk mendengarkan presentasi mengenai penambahan program Sidang Pertama Majelis Nasional ke-16, kemudian melakukan pemungutan suara guna menyetujui program sidang tersebut.

Setelah itu, pembahasan dilanjutkan pada sejumlah agenda lain, termasuk rencana investasi publik jangka menengah periode 2026–2030, rencana keuangan nasional lima tahun periode 2026–2030, rencana pinjaman publik dan pembayaran utang periode 2026–2030, serta persetujuan penetapan anggaran negara tahun 2024.

Pada pukul 16.15–17.15, Majelis Nasional dijadwalkan mendengarkan presentasi dan laporan verifikasi atas rancangan undang-undang yang mengubah dan menambah sejumlah pasal dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan Pribadi, Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai, Undang-Undang Pajak Penghasilan Badan, serta Undang-Undang Pajak Konsumsi Khusus. Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui diskusi kelompok mengenai rancangan perubahan peraturan perpajakan tersebut.

Sebelumnya, dalam rangkaian sidang pada 20 April, Majelis Nasional juga menggelar sidang pleno untuk mendengarkan pemaparan rancangan resolusi tentang sejumlah mekanisme dan kebijakan terobosan bagi pengembangan budaya Vietnam, beserta laporan pemeriksaannya. Pada sesi diskusi siang hari, 25 delegasi menyampaikan pandangan terkait evaluasi pelaksanaan rencana sosial-ekonomi dan anggaran negara, rencana lima tahun 2026–2030, penghematan dan pemberantasan pemborosan, serta pelaksanaan target kesetaraan gender.

Dalam diskusi tersebut, para delegasi pada dasarnya menyatakan sependapat dengan laporan Pemerintah mengenai hasil pembangunan sosial-ekonomi, dengan catatan bahwa banyak target telah tercapai dan terlampaui. Sejumlah usulan juga disampaikan, antara lain terkait dorongan pertumbuhan yang sejalan dengan stabilitas makroekonomi, reformasi prosedur administrasi dan transformasi digital, stabilisasi pasar properti, pengembangan infrastruktur, peningkatan efisiensi anggaran dan investasi publik, serta solusi untuk mempersempit kesenjangan gender di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan digitalisasi.

Di akhir sesi diskusi pada 20 April, Menteri Konstruksi Tran Hong Minh menyampaikan penjelasan dan klarifikasi atas sejumlah isu yang diangkat para delegasi.