Analis Nilai Komunikasi Istana Lebih Ringkas, Tegas, dan Menjawab Isu Publik

Analis Nilai Komunikasi Istana Lebih Ringkas, Tegas, dan Menjawab Isu Publik

Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menilai gaya komunikasi Istana Kepresidenan mengalami perbaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, cara Istana menyampaikan pesan kini lebih ringkas, tegas, dan langsung menjawab persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hensa menyebut, meski komunikasi yang muncul kerap terkesan spontan, substansi pesan dinilai lebih tepat sasaran dan menyentuh inti persoalan. Pola ini, kata dia, membantu publik memperoleh kejelasan atas berbagai polemik yang beredar di ruang publik.

Perubahan tersebut, menurut Hensa, mulai terasa seiring semakin aktifnya peran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam merespons isu-isu penting. Keaktifan Seskab dinilai menunjukkan upaya Istana tidak hanya menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga memastikan hasil kerja dan kebijakan tersampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Hensa menilai keterlibatan Seskab dalam menjelaskan isu-isu yang menjadi perhatian publik memberi kesan bahwa Istana semakin menyadari pentingnya komunikasi yang terstruktur. Ia menekankan, komunikasi yang baik diperlukan agar kerja pemerintah dapat dipahami dan dihargai masyarakat.

Ia juga menyoroti respons dari Seskab dan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) yang dinilai tidak sekadar berupa pernyataan, tetapi turut memberikan kepastian bagi publik. “Jadi, kehadiran Bakom dan Seskab di sini bukan hanya memberikan pernyataan namun juga kepastian bagi publik terhadap isu-isu yang sedang ramai dibicarakan,” ujar Hensa.

Selain itu, Hensa menilai terdapat perubahan nada dalam cara Istana menanggapi isu. Jika sebelumnya kerap dinilai defensif, kini respons yang muncul disebut lebih solutif. Menurutnya, komunikasi yang tegas dan tidak bertele-tele berkontribusi pada ketenangan publik, terutama saat menghadapi isu-isu sensitif.

Hensa berpendapat pola komunikasi yang lebih jelas dan lugas ini perlu dipertahankan secara konsisten. Ia meyakini konsistensi tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.