Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. mendorong kepala desa untuk mengambil peran aktif dalam merespons berbagai isu sosial di masyarakat secara cepat dan berbasis data. Ia menekankan pentingnya inventarisasi masalah serta pelaporan sejak dini agar persoalan tidak berkembang luas di ruang publik.
Pesan tersebut disampaikan Nanda saat Rapat Koordinasi (Rakor) dan Halal Bihalal Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di GSG Lamban Agung, Komplek Rumah Dinas Bupati Pesawaran, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (16/4/2026).
“Saya berharap kepala desa dapat merespons persoalan sosial dengan cepat. Jangan menunggu sampai viral baru dilaporkan. Sampaikan laporan dengan data yang akurat, bukan sekadar informasi yang belum terverifikasi,” ujar Nanda.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah arahan strategis yang diminta menjadi perhatian pemerintah desa. Di antaranya kesiapsiagaan terhadap potensi dampak El Nino, optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pengelolaan sampah berbasis potensi desa yang ke depan direncanakan terintegrasi dengan program investasi pengolahan sampah.
“Mitigasi bencana harus dilakukan sejak dini. Kepala desa harus aktif mengedukasi masyarakat untuk menjaga sumber air dan mengantisipasi potensi kebakaran lahan. Di sisi lain, optimalisasi PBB juga harus menjadi perhatian serius karena menjadi salah satu sumber utama pembangunan daerah,” katanya.
Di bidang sosial, Nanda menekankan pentingnya akurasi data serta penguatan peran desa dalam menangani isu strategis, seperti stunting, rumah tidak layak huni (RTLH), dan anak putus sekolah. Ia juga meminta agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tingkat desa dapat dimonitor dengan optimal.
“Kepala desa harus proaktif melaporkan perkembangan di wilayahnya kepada camat, mulai dari data stunting, RTLH, hingga anak putus sekolah. Pastikan tidak ada warga yang terlewat dari intervensi program pemerintah,” ujarnya.
Nanda turut menyampaikan optimisme terhadap pengembangan sektor pariwisata di Pesawaran seiring dukungan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten untuk mendukung potensi tersebut.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dengan fokus pada berbagai isu strategis yang dihadapi pemerintah desa di lapangan.
Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M., Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bapenda, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Kominfotiksan, Kepala Dinas P3AP2KB, para camat, kepala desa, serta Ketua TP PKK desa se-Kabupaten Pesawaran.
Rakor yang dirangkaikan dengan momentum Halal Bihalal ini bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa serta optimalisasi penanganan aspirasi dan laporan masyarakat.

