Film Horor "Aku Harus Mati" Angkat Isu Jeratan Pinjol dan Tekanan Gaya Hidup

Film Horor "Aku Harus Mati" Angkat Isu Jeratan Pinjol dan Tekanan Gaya Hidup

Film horor berjudul Aku Harus Mati mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan modern, mulai dari tekanan gaya hidup hingga jeratan utang pinjaman online (pinjol) dan layanan paylater. Cerita ini menempatkan persoalan tersebut sebagai pemicu konflik yang membawa tokoh utama pada situasi mencekam.

Dalam sinopsisnya, kisah berpusat pada Mala yang diperankan Amara Sophie. Mala digambarkan sebagai seorang yatim piatu yang terjebak gaya hidup hedonistik. Demi menjaga citra diri, ia terlibat utang pinjol dan paylater, yang membuat hidupnya semakin tertekan.

Film ini disutradarai Hestu Saputra, yang juga bertindak sebagai produser bersama Irsan Yapto dan Nadya Yapto. Hestu menyebut fenomena “jual jiwa demi harta” sebagai gambaran situasi masyarakat modern yang rela mengorbankan diri demi validasi dan harta hingga terlilit utang.

Alur cerita berlanjut ketika Mala berada dalam kondisi putus asa dan memutuskan kembali ke panti asuhan tempat ia dibesarkan. Di sana, ia bertemu lagi dengan sahabat lamanya, Tiwi dan Nugra, serta Ki Jago yang selama ini dianggap sebagai sosok ayah. Namun, kepulangan itu tidak membawa ketenangan. Setelah kemampuan batinnya terbuka, Mala mengalami rangkaian kejadian mistis yang mengungkap rahasia kelam keluarganya, termasuk perjanjian iblis yang menuntut tumbal nyawa orang-orang terdekat.

Hestu menegaskan, teror dalam cerita ini berangkat dari situasi ketika manusia kehilangan kendali atas dirinya sendiri demi memuaskan gaya hidup dan kebutuhan validasi diri. Sementara itu, Irsan Yapto mengatakan pemilihan genre horor juga didasarkan pada hasil riset timnya yang menyebut film horor menyumbang sekitar 60 persen penonton, sehingga pesan yang ingin disampaikan diharapkan bisa menjangkau lebih luas.

Di sisi produksi, Amara Sophie mengaku mengalami gangguan mistis selama syuting. Ia mengatakan gangguan tersebut cukup intens dan bahkan berdampak pada kondisi fisiknya. “Aku lebih kayak, hmmm emang dari sebelum syuting ini gampang ‘ketempelan’ ya,” ujar Amara Sophie.

Aku Harus Mati dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 2 April 2026. Film ini turut dibintangi Hana Saraswati sebagai Mala, bersama Amara Sophie, Prasetya Agni, Mila Rosinta, dan Bambang Paningron.