Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kuningan menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) sebagai upaya memperkuat kaderisasi. Kegiatan yang berlangsung di Aula BKPSDM Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, ini dirancang untuk membentuk kader mahasiswa yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga peka terhadap persoalan masyarakat.
Ketua Pelaksana KTD, Wawan, menjelaskan rangkaian kegiatan berlangsung selama sepekan, mulai 6 hingga 11 April 2026. Menurutnya, KTD kali ini dibagi ke dalam dua tahap utama, yakni pembekalan materi di kelas dan praktik langsung di lapangan.
“Kalau kita pelaksananya itu dari tgl 6 sampai tgl 11, 6 hari berarti cuma 3 hari Materi, 3 hari Live in atau analisis sosial kepada masyarakat langsung terjun terjun ke desa,” ujar Wawan saat ditemui di lokasi kegiatan.
Pada tiga hari pertama, peserta mendapatkan materi intensif yang mencakup pendalaman tentang GMNI, manajemen organisasi, serta teknik analisis sosial. Wawan menyebut pembekalan tersebut penting agar peserta memiliki panduan saat terjun ke masyarakat.
“Nanti materinya disini selama tiga hari tentunya pendalaman tentang ke GMNI an nya, teras juga nanti ada manajemen organisasi sama teknik annalisis sosialnya, biar nanti pas langsung ke lepangan sudah memahami,” katanya.
Setelah tahap teori, peserta dijadwalkan menjalani program live in atau tinggal menetap di sejumlah desa yang telah disiapkan panitia. Dalam fase ini, peserta akan melakukan analisis sosial dengan fokus memetakan persoalan di desa, termasuk mengurai akar masalah yang menghambat kemajuan.
“Nantinya mereka diminta menganalisis permasalahan di desa itu, misalnya apa yang menyebabkan desa itu masih tergolong miskin ekstrem atau kendala apa yang menghambat kemajuan desa tersebut,” pungkas Wawan.

