Informasi pendaftaran lowongan kerja Koperasi Desa Merah Putih beredar di media sosial dan disebut sebagai hoaks. Modus ini memanfaatkan antusiasme publik terhadap program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi desa.
Dalam sejumlah unggahan, pelaku kejahatan siber menyebarkan tautan yang seolah-olah berasal dari Koperasi Merah Putih. Tautan tersebut mengarahkan pengguna ke halaman formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap, asal provinsi, hingga nomor telepon yang terhubung dengan Telegram. Praktik semacam ini dikenal sebagai phishing, yakni upaya pencurian informasi sensitif untuk tujuan ilegal.
Selain berupaya mengambil data, sebagian oknum juga dilaporkan meminta sejumlah uang kepada calon pelamar. Alasan yang digunakan beragam, mulai dari biaya administrasi hingga janji atau jaminan kelulusan.
Berikut beberapa contoh tautan dan unggahan yang dikaitkan dengan klaim rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih.
Klaim rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih
Cek Fakta Liputan6.com menemukan unggahan di Facebook pada 30 April 2026 yang memuat klaim “rekrutmen 30.000 manajer koperasi” untuk “Kemenkop Desa/Kelurahan Merah Putih 2026”. Unggahan itu juga mencantumkan sejumlah posisi, antara lain Manager KDKMP (30.000 lowongan), Manajer Operasional KNMP (1.369 lowongan), Kepala Produksi KNMP (1.369 lowongan), Penjamin Mutu KNMP (1.369 lowongan), dan Administrasi Keuangan KNMP (1.369 lowongan), berikut persyaratan seperti lulusan D3, D4, dan S1, IPK minimal 2,75, serta batas usia 35 tahun.
Unggahan tersebut menyertakan tombol pendaftaran yang mengarah ke tautan https://h6.2026apply-segera.xyz/ (tautan lengkap disertai parameter fbclid). Saat dibuka, tautan itu mengarah ke halaman berisi formulir yang meminta data pribadi, termasuk nama sesuai KTP dan nomor Telegram.
Klaim pendaftaran rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih 2026
Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan unggahan Facebook pada 15 April 2026 yang mengklaim “Pemerintah Membuka Rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah Putih Tahun 2026”. Dalam unggahan tersebut tercantum persyaratan, seperti laki-laki dan perempuan, usia minimal 20 tahun, bersedia ditempatkan di daerah masing-masing, minimal lulusan SMA, sehat jasmani dan rohani, serta disebutkan gaji minimal 5–8 juta.
Unggahan itu menyertakan menu pendaftaran yang mengarah ke situs tertentu dengan formulir digital. Formulir tersebut meminta data pribadi, termasuk nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
Klaim tautan pendaftaran pegawai dari Kementerian Koperasi
Postingan lain yang beredar di media sosial juga menampilkan tautan pendaftaran untuk rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih yang dikaitkan dengan Kementerian Koperasi. Salah satu unggahan di Facebook tercatat diposting pada 8 Mei 2025. Narasi dalam unggahan menyebut Kemendes PDTT melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih membuka rekrutmen petugas untuk 2025 dan menegaskan “pendaftaran tidak dipungut biaya”.
Unggahan itu disertai poster berisi kualifikasi umum, seperti laki-laki dan perempuan, minimal lulusan SMA/SMK, WNI, serta sehat jasmani dan rohani, dan juga mencantumkan tautan yang mengarah ke sebuah situs tertentu.
Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap unggahan lowongan yang menyertakan tautan tidak resmi, meminta data pribadi sensitif, atau mengarahkan komunikasi melalui Telegram. Waspada juga terhadap pihak yang meminta uang dengan alasan apa pun dalam proses rekrutmen.

