Isu Danjen Kopassus Diduga Tampar Ajudan di Istana Ramai di Media Sosial, Belum Ada Klarifikasi Resmi

Isu Danjen Kopassus Diduga Tampar Ajudan di Istana Ramai di Media Sosial, Belum Ada Klarifikasi Resmi

Jakarta — Perbincangan di media sosial, terutama di platform Threads, ramai menyoroti isu yang menyeret nama Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi. Dalam narasi yang beredar, ia disebut terlibat perselisihan dengan seorang staf protokoler atau ajudan berinisial “Bunted” di lingkungan Istana Kepresidenan.

Berdasarkan cerita yang viral, insiden diduga bermula dari persoalan koordinasi jadwal pertemuan. Dalam narasi tersebut, Danjen Kopassus disebut dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto selama 30 menit, namun setibanya di Istana diminta menunggu di ruang tunggu oleh pihak protokoler.

Masih menurut cerita yang beredar, hingga waktu pertemuan hampir habis Danjen Kopassus disebut belum juga dipanggil masuk. Ketika Presiden keluar ruangan dan melihat Danjen Kopassus masih menunggu, Presiden dikabarkan memberikan teguran keras di lokasi.

Narasi itu kemudian menyebut Danjen Kopassus keluar dari ruangan dalam keadaan emosi dan mencari sosok berinisial “Bunted”, lalu diduga melayangkan tamparan sebagai bentuk kekesalan.

Isu tersebut pertama kali mencuat di Threads dan kemudian menyebar ke platform lain. Sejumlah warganet mempertanyakan kebenarannya, mengingat isu ini menyangkut hubungan antara unsur militer dan protokoler di lingkungan Ring 1 Istana.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Markas Besar TNI, Kopassus, maupun pihak Istana Kepresidenan terkait kebenaran informasi yang beredar. Publik diimbau tetap tenang dan tidak langsung mempercayai informasi dari media sosial sebelum ada verifikasi dari pihak berwenang.