Mahasiswa Hubungan Internasional President University Kunjungi PSTW Bandung untuk Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Mahasiswa Hubungan Internasional President University Kunjungi PSTW Bandung untuk Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Sebanyak 22 mahasiswa kelas French 3 dari Program Studi Hubungan Internasional (HI) President University melakukan kunjungan akademik ke Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bandung pada Sabtu, 11 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah IR Seminar dengan tema “Bridging Hearts and Sharing Happiness in Panti Sosial Tresna Werdha”. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak menekankan pentingnya empati dan kepedulian sosial terhadap kelompok lanjut usia.

Kunjungan dirancang sebagai metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Mahasiswa tidak hanya mempelajari materi secara teoritis di kelas, tetapi juga mengamati realitas sosial secara langsung. Interaksi dengan para lansia memberi gambaran mengenai kehidupan serta kebutuhan kelompok rentan.

Selama kegiatan, mahasiswa juga mempelajari sistem pelayanan sosial yang diterapkan di PSTW Bandung. Pembelajaran mencakup pemenuhan kebutuhan dasar hingga pendekatan psikososial yang diberikan kepada para penghuni panti.

Dosen pengampu mata kuliah IR Seminar, Dr. Jeanne Francoise, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperluas perspektif mahasiswa dalam memahami isu-isu sosial yang relevan dengan kajian Hubungan Internasional. Ia menekankan pentingnya memahami konsep human security dan kesejahteraan sosial tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga melalui praktik di lapangan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga melihat bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan kebijakan sosial diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jeanne dalam rilisnya.

Menurutnya, pengalaman lapangan menjadi sarana untuk menghubungkan teori akademik dengan kondisi nyata di masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa memahami perlindungan kelompok rentan, kebijakan sosial, serta nilai-nilai kemanusiaan global secara lebih mendalam.

Melalui pengamatan langsung, mahasiswa diharapkan mengembangkan empati, kemampuan observasi, dan pemikiran kritis terhadap peran negara serta institusi sosial. Kunjungan ke PSTW Bandung pun ditegaskan bukan semata aktivitas sosial, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang komprehensif.

Secara lebih luas, kegiatan ini diharapkan memperkuat kesadaran mahasiswa tentang pentingnya kontribusi individu dan institusi dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan, sejalan dengan nilai-nilai dalam studi Hubungan Internasional yang menempatkan kemanusiaan sebagai salah satu fokus dalam pembangunan global.