Mahasiswa Ilmu Politik Unhas Juara 1 Pemilihan Duta Keterbukaan Informasi Publik 2025

Mahasiswa Ilmu Politik Unhas Juara 1 Pemilihan Duta Keterbukaan Informasi Publik 2025

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pemilihan Duta Keterbukaan Informasi Publik. Kegiatan ini berlangsung di Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) pada Senin (22/09) sebagai bagian dari upaya kampus meningkatkan literasi dan keterbukaan informasi di kalangan mahasiswa.

Dalam ajang Pemilihan Duta Keterbukaan Informasi Publik Unhas 2025, Fitri Yuliani, mahasiswa Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), meraih Juara 1. Fitri mengaku mengetahui informasi lomba dari pengumuman resmi PPID Unhas serta rekomendasi rekan dari organisasinya.

Fitri menyebut ketertarikannya mengikuti seleksi didorong keinginan untuk berkontribusi mengedukasi mahasiswa mengenai keterbukaan informasi. Motivasi itu semakin kuat setelah diumumkan bahwa duta terpilih akan mewakili Unhas di tingkat nasional.

“Saya melihat ini sebagai kesempatan berharga dan langkah besar untuk menunjang diri saya ke depannya,” kata Fitri saat diwawancarai pada Selasa (23/09).

Untuk mempersiapkan diri, Fitri mempelajari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 serta prosedur PPID kampus. Ia juga menyusun materi presentasi, melakukan simulasi tanya jawab, dan memfokuskan persiapan pada seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes tertulis, hingga wawancara.

Ia menuturkan strategi yang digunakan antara lain membuat mind map materi dan rutin berlatih simulasi wawancara. Fitri juga berkonsultasi dengan dosen Ilmu Politik terkait PPID Unhas sebagai bagian dari persiapan kompetisi.

Menurut Fitri, ajang ini memberi dampak positif, mulai dari menambah pemahaman mengenai regulasi keterbukaan informasi publik hingga kemampuan membedakan informasi benar dan palsu.

Di akhir wawancara, Fitri berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak ragu mencoba kesempatan serupa. “Dengan persiapan, latihan, dan niat belajar, setiap mahasiswa bisa mengembangkan potensi diri, memberi kontribusi positif, serta mencetak prestasi,” ujarnya.