Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengecam keras munculnya narasi bernada makar atau ajakan menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan menanggapi komentar yang sebelumnya dilontarkan pengamat politik Saiful Mujani dan Islah Bahrawi.
Menurut Mardiono, pernyataan semacam itu berpotensi memicu kegaduhan di tengah publik, terlebih apabila hanya berupa spekulasi tanpa dasar yang kuat. Ia meminta para tokoh publik lebih mempertimbangkan dampak dari setiap pernyataan yang disampaikan ke masyarakat.
“Sebagai tokoh publik, setiap pernyataan hendaknya mempertimbangkan dampak luas terhadap masyarakat. Narasi yang menjurus pada delegitimasi pemerintahan yang sah sangat tidak tepat, terlebih jika disampaikan tanpa dasar yang jelas,” ujar Mardiono, Selasa (7/4).
Dalam kesempatan yang sama, Mardiono yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan menyatakan Prabowo saat ini fokus menjalankan pemerintahan dan mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat sebagaimana amanat UUD 1945 Pasal 33. Ia menilai masyarakat seharusnya mendukung kinerja pemerintah demi kepentingan yang lebih luas.
“Tidak ada alasan untuk tidak mendukung Bapak Presiden Prabowo. Beliau memiliki cita-cita mulia untuk mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat demi kesejahteraan,” imbuhnya.
Mardiono juga menyinggung suasana Idul Fitri yang masih terasa di masyarakat. Ia menilai momentum tersebut semestinya dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan menghadirkan narasi yang menyejukkan.
“Di bulan yang penuh berkah ini, sudah sepatutnya kita menghadirkan narasi yang menyejukkan, bukan justru memperkeruh suasana dengan pernyataan provokatif dan kontraproduktif,” katanya.
Selain itu, Mardiono menyebut pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tengah bekerja menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penguatan ekonomi nasional hingga dinamika global seperti krisis energi dan ketidakpastian geopolitik. Karena itu, ia menilai seluruh elemen bangsa perlu memberikan dukungan, bukan menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar.
“Pemerintah berupaya maksimal memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta menjaga stabilitas nasional. Karena itu, seluruh elemen bangsa seharusnya memberikan dukungan, bukan justru menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar,” tegasnya.

