PDIP Kota Batu Siapkan Program Kerakyatan untuk Pulihkan Kepercayaan Publik Usai Penurunan Suara Pemilu 2024

PDIP Kota Batu Siapkan Program Kerakyatan untuk Pulihkan Kepercayaan Publik Usai Penurunan Suara Pemilu 2024

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menyiapkan sejumlah program kreatif berbasis kerakyatan sebagai upaya merespons penurunan perolehan suara dan kursi legislatif pada Pemilu 2024. Langkah ini disiapkan sebagai strategi untuk memperkuat kembali kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kinerja partai di tengah masyarakat.

Ketua DPC PDIP Kota Batu, Saifudin Zuhri, menyebut penurunan suara dan posisi politik, baik di legislatif maupun eksekutif, menjadi tantangan yang harus dijawab dengan langkah konkret. Hal itu ia sampaikan usai Musyawarah Anak Cabang (Musancab) penentuan pengurus anak cabang (PAC) bersama DPD PDIP Jawa Timur di Surabaya, Jumat (10/4/2026).

“Kami memang mendapat PR. Pada Pemilu 2024 suara dan posisi politik menurun, baik di legislatif maupun eksekutif. Ini yang sedang kami benahi,” ujar Saifudin.

Menurut Saifudin, partai mulai menyiapkan program-program yang ditujukan untuk menyentuh kebutuhan warga secara langsung. Program tersebut antara lain bedah rumah yang dijalankan rutin setiap bulan, kegiatan penghijauan, serta berbagai agenda sosial lain yang berfokus pada kepentingan masyarakat.

Ia berharap program-program itu dapat memberi dampak nyata bagi warga Kota Batu dan menjadi bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat. “Mudah-mudahan program yang kami jalankan benar-benar berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Batu,” kata Saifudin.

Selain menyiapkan program kerakyatan, PDIP Kota Batu juga melakukan pembenahan internal melalui penyusunan kepengurusan PAC dalam rangka konsolidasi organisasi lima tahunan. Saifudin menjelaskan, komposisi kepengurusan dibuat dengan mengombinasikan kader muda, perempuan, dan tokoh senior untuk menjaga keseimbangan antara inovasi dan pengalaman.

“Komposisinya kami buat berimbang, ada generasi muda, perempuan, dan juga senior agar gerak partai lebih progresif dan terarah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jawa Timur, Agus Wicaksono, menilai Musancab menjadi momentum konsolidasi lima tahunan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah. Ia menekankan bahwa kekuatan partai tidak semata diukur saat kontestasi politik, tetapi juga dari konsistensi dalam memberikan pendidikan politik dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Partai harus hadir di tengah masyarakat, memberi edukasi politik, dan bekerja nyata untuk rakyat,” kata Agus.

Dengan kombinasi konsolidasi internal dan program-program kerakyatan, PDIP Kota Batu menyatakan optimistis dapat mengembalikan kepercayaan publik serta meningkatkan perolehan suara pada kontestasi politik mendatang.