Delegasi Majelis Nasional daerah pemilihan No. 4 Provinsi Dong Nai menggelar konferensi untuk menyampaikan hasil sidang pertama Majelis Nasional ke-16 sekaligus menyerap aspirasi pemilih. Dalam pertemuan itu, para delegasi memaparkan agenda sidang yang membahas 30 isu penting, termasuk 14 isu legislatif, serta berbagai persoalan sosial-ekonomi, anggaran, dan pengawasan.
Sejumlah delegasi yang hadir antara lain Vu Hai Ha, anggota Komite Sentral Partai, anggota Komite Tetap Majelis Nasional, serta Wakil Ketua Tetap Komite Pertahanan Nasional, Keamanan dan Luar Negeri Majelis Nasional; Trinh Xuan An, delegasi tetap di komite yang sama; dan Dang Anh Tuan, Rektor Universitas Dong Nai.
Terkait Dong Nai, Majelis Nasional menyetujui pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala delegasi Majelis Nasional provinsi. Selain itu, Majelis Nasional juga mengesahkan resolusi yang menetapkan Kota Dong Nai sebagai kota yang dikelola secara pusat, berlaku mulai 30 April 2026. Keputusan ini dinilai sebagai tonggak penting yang membuka peluang pembangunan baru dan menciptakan momentum bagi daerah untuk melakukan terobosan pada tahap berikutnya.
Dalam konferensi tersebut, para pemilih menyampaikan kegembiraan dan harapan agar status baru itu diikuti kemajuan nyata pada pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup. Namun, di saat yang sama, pemilih juga mengangkat sejumlah isu yang dinilai masih memerlukan perhatian dan penanganan dari pihak berwenang serta sektor terkait.
Di bidang infrastruktur, pemilih mengusulkan investasi awal untuk pembangunan jalan paralel dengan Jalan Raya Nasional 20 yang melintasi pusat Kelurahan Tan Phu. Mereka juga meminta peningkatan Jalan Provinsi 774B menuju Ta Lai guna memastikan kelancaran lalu lintas dan mendukung pembangunan sosial ekonomi.
Dalam isu pertanahan, pemilih menyoroti sengketa tanah yang berlangsung lama dan belum terselesaikan secara tuntas, lambatnya proses pengurusan sertifikat hak penggunaan lahan, serta kesulitan dalam pemecahan, penggabungan, dan perubahan tujuan penggunaan lahan pada kasus-kasus rumah yang sudah berdiri stabil tetapi terkendala ketentuan hukum.
Pemilih juga meminta peninjauan dan penerbitan sertifikat hak penggunaan lahan untuk kasus-kasus yang melibatkan lahan yang berasal dari perkebunan hutan atau lahan untuk produksi jangka panjang. Selain itu, mereka mengusulkan penyederhanaan prosedur administrasi, pemangkasan waktu pemrosesan, dan pengurangan ketidaknyamanan bagi warga.
Di bidang kesejahteraan sosial, sejumlah masukan menekankan perlunya peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya pengobatan penyakit kronis. Pemilih juga mengusulkan perbaikan kualitas rute bus di daerah terpencil, peninjauan kebijakan asuransi kesehatan bagi rumah tangga yang hampir miskin, serta penyesuaian ketentuan dukungan bagi keluarga para martir agar lebih fleksibel dan manusiawi.
Selain itu, pemilih menyarankan kajian mengenai sistem dukungan bagi para ketua kelompok lingkungan, agar dukungan yang diterima sebanding dengan beban kerja di tingkat akar rumput dan memperkuat peran mereka sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Menutup konferensi, delegasi Majelis Nasional daerah pemilihan No. 4 menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif pemilih serta masukan yang dinilai tulus dan bertanggung jawab. Para anggota Majelis Nasional dari Dong Nai menyatakan akan mempertimbangkan dan meneruskan pendapat pemilih kepada instansi terkait untuk ditinjau dan diselesaikan sesuai ketentuan hukum, serta terus menjalankan peran sebagai perwakilan dan jembatan antara pemilih dan Majelis Nasional.

