Pemkab Musi Banyuasin Evaluasi Kinerja Program, Fokus Tekan Kemiskinan dan Stunting

Pemkab Musi Banyuasin Evaluasi Kinerja Program, Fokus Tekan Kemiskinan dan Stunting

Kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan utama yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Penanganan kedua isu tersebut dinilai membutuhkan langkah terpadu dan berkelanjutan.

Komitmen itu ditegaskan melalui pelaksanaan Desk 1 Penilaian Kinerja yang digelar secara virtual pada Kamis, 9 April 2026. Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlibat dalam forum evaluasi untuk mengkaji efektivitas program yang telah berjalan, termasuk capaian serta perbaikan strategi ke depan.

Kegiatan tersebut dipimpin Asisten I Setda Pemkab Muba, Ardiansyah, dengan didampingi Kepala Bappeda Mursalin serta sejumlah kepala dinas teknis terkait. Ardiansyah menekankan agar hasil penilaian tidak berhenti pada aspek administratif.

“Desk ini bukan hanya evaluasi administratif, tetapi menjadi ruang strategis untuk memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran,” ujar Ardiansyah. Ia menegaskan setiap intervensi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Pemkab Muba juga mengedepankan pendekatan terpadu dalam menangani kemiskinan dan stunting secara bersamaan. Sinergi antarperangkat daerah disebut menjadi kunci untuk mencapai target nasional.

Menurut Ardiansyah, persoalan sosial tidak dapat ditangani secara parsial oleh masing-masing sektor. Integrasi program diperlukan, mulai dari intervensi gizi hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Selain penguatan koordinasi, validitas data menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan. Data yang akurat dinilai dapat meningkatkan efektivitas intervensi pemerintah serta memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah daerah menyatakan komitmen untuk memperkuat basis data serta sistem pemantauan dan evaluasi secara berkala. Desk 1 Penilaian Kinerja juga menjadi bagian dari penilaian kinerja pemerintah daerah di tingkat nasional, sekaligus forum untuk memaparkan capaian dan strategi lanjutan.

Seluruh kepala OPD menyatakan kesiapan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mengesampingkan ego sektoral demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Musi Banyuasin serta menekan angka kemiskinan dan stunting secara berkelanjutan.