Penurunan Kemiskinan Berlanjut, Ketahanan Konsumsi Rumah Tangga Berpendapatan Rendah Jadi Sorotan

Penurunan Kemiskinan Berlanjut, Ketahanan Konsumsi Rumah Tangga Berpendapatan Rendah Jadi Sorotan

Perkembangan kemiskinan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dinilai relatif terkendali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga September 2025 jumlah penduduk miskin tercatat 23,36 juta orang atau 8,25% dari total penduduk.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya dan menunjukkan keberlanjutan tren penurunan kemiskinan secara nasional. Secara agregat, kondisi ini memberi sinyal bahwa tekanan ekonomi belum mendorong peningkatan kemiskinan secara luas.

Meski demikian, pembacaan atas kemiskinan tidak berhenti pada penurunan jumlah penduduk miskin. Di balik pergerakan angka tersebut, terdapat dinamika yang berkaitan dengan daya tahan konsumsi rumah tangga berpengeluaran rendah.

Penurunan kemiskinan menjadi capaian yang patut dicatat, namun maknanya dinilai lebih utuh bila dibaca bersama perubahan standar minimum hidup serta posisi rumah tangga terhadap ambang batas tersebut.