Pelaksana tugas sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti pentingnya transparansi dan partisipasi publik dalam penyusunan rencana insentif untuk pasar modal. Penekanan tersebut menggarisbawahi kebutuhan agar proses perumusan kebijakan berjalan terbuka serta melibatkan masukan dari berbagai pihak.
Dalam rencana insentif pasar modal, aspek transparansi dipandang krusial untuk memastikan informasi terkait kebijakan dapat diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan. Di saat yang sama, partisipasi publik dinilai penting agar kebijakan yang disusun mencerminkan kebutuhan serta mempertimbangkan pandangan pelaku pasar dan masyarakat.
Fokus pada dua hal tersebut menjadi bagian dari perhatian BEI terhadap proses penyusunan kebijakan yang berdampak pada pasar modal. Namun, rincian bentuk insentif maupun mekanisme pelibatan publik dalam rencana tersebut tidak dijelaskan lebih lanjut dalam informasi yang tersedia.

