Prospek investasi di Kabupaten Purwakarta diproyeksikan terus bertumbuh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menilai sejumlah faktor menjadi penopang, mulai dari lokasi strategis hingga kepastian hukum terkait tata ruang.
Selain itu, Purwakarta disebut memiliki peningkatan konektivitas yang mendukung efisiensi logistik. Wilayah ini diapit dua jalur backbone jalan tol, yakni Cipali dan Cipularang, serta ditunjang infrastruktur jalan kabupaten, provinsi, dan nasional.
Pemkab Purwakarta juga menekankan kebijakan birokrasi yang ramah investor melalui pelayanan terpadu satu pintu untuk mempercepat realisasi investasi. Kondisi stabilitas sosial dan keamanan turut dinilai meningkatkan kepercayaan investor.
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) disebut menjadi faktor krusial bagi investor. Kepastian hukum tata ruang dipandang sebagai alat kendali pembangunan dan syarat penting dalam investasi maupun proyek. RTRW juga berperan melindungi kawasan strategis dan lingkungan, menyinkronkan kebijakan pusat dan daerah, serta meminimalkan potensi sengketa atau konflik lahan.
Keberadaan kawasan industri baru, seperti MOS dan Megatama, serta pengembangan properti hunian Warisan Bangsa dinilai dapat memicu ekspansi aktivitas ekonomi. Dampaknya diharapkan membuka lapangan kerja lebih luas dan menarik minat investor seiring dukungan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purwakarta, Ryan Oktavia, menyampaikan realisasi investasi tahun 2025 melampaui target. Menurutnya, realisasi investasi sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai Rp12,47 triliun atau 111,36% dari target Rp11,2 triliun.
Ryan menyebut Purwakarta masuk lima besar tertinggi, dengan capaian tersebut menyerap 10.802 tenaga kerja.
Ia juga menyatakan optimistis target investasi 2026 dapat tercapai. Target investasi tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp13,2 triliun, dengan kontribusi yang diharapkan datang dari sektor energi, pariwisata, pertanian, serta produk unggulan lainnya.
Pemkab menilai capaian investasi tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

