Komunitas Teater Padma di Kota Cilegon memanfaatkan seni pertunjukan sebagai media edukasi sosial dengan mengangkat berbagai isu kehidupan dalam setiap pementasannya. Melalui karya-karya yang ditampilkan, para pelajar diajak memahami realitas sosial sekaligus menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Dalam beberapa pementasan terakhir, Teater Padma mengangkat tema kerusakan lingkungan, konflik sosial, hingga nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu karya yang dipentaskan berjudul Ruwat Urip, yang menggambarkan kondisi sosial serta kerusakan alam akibat ulah manusia.
Pembina Teater Padma, Muthakin Al Maraky, mengatakan teater menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan edukatif kepada publik. Menurutnya, kegiatan ini juga melatih siswa untuk berpikir kritis terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Melalui teater, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kerusakan alam bukan semata kesalahan alam, tetapi juga akibat perilaku manusia,” kata Muthakin dalam sesi Talkshow Jaga Malam bersama RRI Pro 2 Banten, Minggu, 19 April 2026.
Ia menilai pendekatan seni lebih mudah diterima masyarakat karena dikemas dalam bentuk pertunjukan yang menarik dan komunikatif. Selain menyampaikan pesan, pementasan teater juga disebut menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.
Sementara itu, pembina Teater Padma lainnya, Hilal Ramadhan, menuturkan pemilihan tema pementasan biasanya berangkat dari keresahan sosial yang dirasakan anggota komunitas. Dengan begitu, karya yang dihasilkan dinilai memiliki kedekatan dengan realitas kehidupan.
Hilal menambahkan, proses kreatif dalam teater melibatkan diskusi intensif antaranggota untuk menggali ide dan menyusun naskah. Proses tersebut dipandang penting untuk membangun pemahaman siswa terhadap isu yang diangkat.
Selain sebagai media edukasi, teater juga menjadi ruang ekspresi bagi siswa untuk menyuarakan aspirasi mereka. Melalui kegiatan ini, Teater Padma berharap kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan kondisi sosial dapat meningkat.
Dengan terus mengangkat isu-isu relevan, Teater Padma berupaya menjadikan seni sebagai alat perubahan sosial. Komunitas ini juga mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas dampak dari setiap pementasan yang dilakukan.

