Gerakan Pemuda Marhaen Nilai Narasi Amien Rais soal Isu Teddy Indra Wijaya Berpotensi Turunkan Kualitas Demokrasi

Gerakan Pemuda Marhaen Nilai Narasi Amien Rais soal Isu Teddy Indra Wijaya Berpotensi Turunkan Kualitas Demokrasi

JAKARTA - Gerakan Pemuda Marhaen menanggapi beredarnya pernyataan Amien Rais terkait isu yang menyasar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Organisasi tersebut menilai narasi dalam video yang beredar tidak memiliki dasar fakta yang jelas dan cenderung membangun opini publik dari asumsi yang tidak terverifikasi.

Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Marhaen, Sihab Fajar Pratama, menyatakan pola komunikasi semacam itu tidak mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi serta berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Kami kira Pak Amien sudah halu, ya. Kami melihat narasi yang dibangun dalam video tersebut tidak berbasis pada data atau bukti yang dapat diuji. Jika ruang publik terus diisi oleh spekulasi seperti ini, maka yang terjadi adalah penurunan kualitas demokrasi itu sendiri,” kata Sihab dalam pernyataan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Sihab menegaskan, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang sah dan dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, ia menekankan kritik seharusnya disampaikan secara bertanggung jawab, berbasis fakta, serta tidak menyeret isu personal yang dinilai tidak relevan dengan kepentingan publik.

“Kami mengingatkan bahwa membangun opini tanpa dasar yang jelas hanya akan menciptakan kebingungan di tengah masyarakat. Publik membutuhkan informasi yang jernih, bukan narasi yang bersifat imajinatif dan tidak substantif,” ujarnya.

Gerakan Pemuda Marhaen juga mengajak tokoh publik untuk menjaga integritas dalam berkomunikasi, termasuk tidak memanfaatkan ruang publik untuk menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.