Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menjadi sorotan publik setelah anggaran pengadaan mobil dinasnya disebut mencapai Rp8,5 miliar.
Seiring munculnya gelombang protes, Rudy memutuskan mengembalikan mobil dinas baru yang merupakan hasil pengadaan melalui APBD Perubahan 2025.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyatakan mobil tersebut belum pernah digunakan.

