Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai demokrasi akan berjalan sehat ketika kritik terhadap pemerintah dipandang sebagai kontribusi dan bentuk cinta kepada bangsa.
Pernyataan itu disampaikan Hasto kepada awak media di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (18/4), di sela acara peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika 1955.
“Kritik itu sehat bagi demokrasi,” kata Hasto.
Hasto kemudian menyinggung pengalaman PDIP saat menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), terutama pada periode kedua 2019–2024. Menurut dia, kritik publik yang dialamatkan kepada pemerintahan ketika itu belakangan terbukti benar.
“Ketika kami berada di dalam pemerintahan khususnya pada periode kedua Presiden Jokowi, muncul banyak kritik dan kemudian ternyata banyak kritik-kritik yang diberikan itu adalah suatu kebenaran,” ujarnya.
Hasto juga menyatakan PDIP tidak ingin partai-partai yang kini berada dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengabaikan kritik. Ia mengatakan pihaknya tidak ingin pengalaman serupa terulang.
“Kami tidak ingin partai yang berada di dalam pemerintah mengalami pengalaman seperti PDIP saat itu,” kata Hasto.

