Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menerima penghargaan KWP Award dalam kategori Senator Penguat Kebijakan Publik. Penghargaan tersebut diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (DPR, MPR, dan DPD RI) sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat kebijakan yang berbasis aspirasi masyarakat.
Dalam keterangannya, Lia menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjalankan amanah sebagai senator. “Saya bersyukur atas penghargaan ini. Bagi saya, ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga pengingat untuk terus konsisten memperjuangkan kebijakan publik yang benar-benar berpihak pada masyarakat,” ujar Lia, Kamis (16/4/2026).
Ia menekankan bahwa peran anggota DPD RI tidak hanya terbatas pada fungsi legislasi, tetapi juga memastikan kebijakan yang dihasilkan memiliki dampak nyata di daerah. Menurut Lia, pendekatan berbasis aspirasi menjadi kunci untuk memperkuat kualitas kebijakan publik.
Sebagai anggota Komite III DPD RI, Lia aktif membidangi isu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Ia menyebut sejumlah persoalan pada sektor tersebut masih menjadi perhatian, terutama di Jawa Timur. “Di Komite III, kami banyak menangani isu pendidikan dan kesehatan. Saya melihat masih ada ketimpangan akses layanan, terutama di daerah-daerah tertentu. Ini yang terus kami dorong agar menjadi perhatian serius dalam perumusan kebijakan nasional,” jelasnya.
Selain menjalankan tugas di parlemen, Lia juga menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses di berbagai wilayah Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, ia bertemu langsung dengan warga untuk memetakan persoalan di tingkat lokal. Menurutnya, reses menjadi sarana penting agar kebijakan yang diperjuangkan tetap selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Setiap reses, saya bertemu langsung dengan masyarakat—mulai dari tenaga pendidik, pelaku UMKM, hingga kelompok perempuan. Dari sana, saya mendapatkan gambaran nyata tentang apa yang harus diperjuangkan di tingkat pusat,” tuturnya.
Lia menambahkan, aspirasi yang kerap disampaikan masyarakat antara lain terkait peningkatan kualitas pendidikan, akses layanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi. Masukan tersebut, kata dia, menjadi bahan untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pemberian pertimbangan kebijakan di DPD RI.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari proses panjang dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional. “Penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat Jawa Timur. Saya akan terus berupaya memastikan suara mereka hadir dalam setiap kebijakan yang dibahas di pusat,” katanya.
KWP Award merupakan ajang apresiasi bagi anggota parlemen yang dinilai memiliki kinerja dan kontribusi nyata dalam bidangnya. Melalui penghargaan ini, diharapkan para legislator terdorong memperkuat peran dalam menghasilkan kebijakan yang inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat.

