Survei Indikator Awal 2026: 72,8 Persen Responden Puas dengan Program Makan Bergizi Gratis

Survei Indikator Awal 2026: 72,8 Persen Responden Puas dengan Program Makan Bergizi Gratis

Hasil survei Indikator Politik Indonesia pada awal 2026 menunjukkan mayoritas publik merasa puas terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan survei dilakukan terhadap 1.220 responden warga negara Indonesia pada 15–21 Januari 2026. Dari jumlah tersebut, 72,8 persen responden menyatakan puas terhadap program MBG.

Rinciannya, responden yang menyatakan “sangat puas” tercatat 12,2 persen dan “cukup puas” 60,6 persen. Sementara itu, 19,9 persen responden menyatakan “kurang puas” dan 4,5 persen “tidak puas sama sekali”. “Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu.

Burhanuddin menilai tingkat kepuasan terhadap MBG dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan, termasuk bergantung pada kemampuan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjalankan program. Ia juga menyebut kepuasan terhadap MBG berpotensi berimplikasi pada tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo.

Meski demikian, ia mencatat terdapat responden yang tidak puas terhadap program MBG namun tetap puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Di sisi lain, sekitar seperempat responden yang tidak puas terhadap MBG cenderung juga tidak puas terhadap kinerja presiden.

Menurut Burhanuddin, BGN perlu memperbaiki kualitas pelaksanaan program serta meminimalkan munculnya kasus-kasus negatif, seperti keracunan. Ia menekankan bahwa peningkatan ketidakpuasan terhadap MBG dapat memengaruhi penilaian publik terhadap kinerja Presiden Prabowo.

Survei tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.