Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan merosot ke titik terendah, menyusul keputusan pemerintahannya melakukan aksi militer dalam perang dengan Iran. Penurunan ini disebut memicu kemarahan publik secara luas dan menempatkan karier politik Trump dalam tekanan.
Dalam jajak pendapat yang melibatkan 32.433 warga AS pada periode 30 Maret hingga 13 April, tingkat kepuasan terhadap kinerja Trump tercatat berada di bawah 40 persen. Angka tersebut disebut sebagai rekor terendah selama masa jabatan keduanya sebagai presiden.
Survei itu juga menunjukkan 63 persen responden mengaku tidak senang dengan kinerja Trump. Dari jumlah tersebut, 50 persen menyatakan sangat tidak menyukai kepemimpinannya, sementara 37 persen responden menyebut masih merasa puas.
Kondisi ini dinilai tidak hanya berdampak pada posisi politik pribadi Donald Trump, tetapi juga berimbas terhadap Partai Republik yang mengusungnya dalam dinamika politik Amerika Serikat.

