Survei LSI: 69,8% Responden Puas dengan Jalannya Demokrasi di Indonesia

Survei LSI: 69,8% Responden Puas dengan Jalannya Demokrasi di Indonesia

Tingkat kepuasan publik terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia tergambar relatif positif. Di tengah dinamika politik dan tantangan tata kelola pemerintahan, mayoritas masyarakat menilai demokrasi di Indonesia masih berjalan cukup baik.

Berdasarkan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) bertajuk Evaluasi dan Komitmen Publik terhadap Pancasila, sebanyak 69,8% responden menyatakan puas terhadap jalannya demokrasi di Indonesia. Dari angka tersebut, 9,5% mengaku sangat puas dan 60,3% menyatakan cukup puas.

Temuan ini menunjukkan bahwa berbagai proses demokrasi, seperti pemilu, kebebasan berpendapat, dan partisipasi publik, masih dirasakan berjalan serta memberi manfaat bagi masyarakat.

Namun, survei yang sama juga mencatat 27,4% responden menyatakan tidak puas terhadap jalannya demokrasi. Rinciannya, 25,2% merasa kurang puas dan 2,2% menyebut sangat tidak puas. Sementara itu, 2,8% responden memilih netral atau tidak menjawab.

Proporsi responden yang tidak puas ini menjadi catatan bahwa kualitas demokrasi masih perlu terus ditingkatkan. Penguatan institusi demokrasi, transparansi pemerintahan, serta peningkatan kepercayaan publik disebut sebagai aspek penting untuk menjaga stabilitas dan kualitas demokrasi.

Selain tingkat kepuasan, survei juga merekam persepsi responden mengenai tingkat kedemokratisan Indonesia. Sebanyak 73,9% responden menilai Indonesia sudah demokratis, dengan 12,3% menyebut sangat demokratis dan 61,6% menilai cukup demokratis.

Survei ini melibatkan 2.020 responden berusia 17 tahun atau lebih dan dilaksanakan pada 4–12 Maret 2026. LSI menyebut margin of error survei sebesar +/-2,2% pada tingkat kepercayaan 95% dengan asumsi simple random sampling.